Senin, 25 Maret 2019

Indra Sjafri Minta Jangan Salahkan Egy atau Marinus

Diary News - Tim Nasional Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 1-0. Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri meminta untuk tidak menyalahkan Egy Maulana Vikri dan Marinus Wanewar.
Egy dan Marinus memang tidak mampu memperlihatkan performa terbaik, selama babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Keduanya tidak mampu mencetak gol dalam dua pertandingan.
Khususnya Egy. Pemain yang memperkuat Lechia Gdansk itu tidak mampu memperlihatkan performa terbaiknya. Meski begitu, Indra Sjafri meminta kepada seluruh pihak tidak untuk menyalahkan kedua pemain tersebut.
"Semua tanggung jawab ada di tangan saya. Jangan salahkan Egy atau Marinus, jangan salahkan pemain individu. Itu tidak bagus," kata Indra, sebagaimana diberitakan Fox Sports Asia.
"Pemain kami memiliki pasion yang besar. Pemain kami memang mengalami kesulitan dan jika kami meraih kemenangan, mereka mungkin tidak akan disalahkan. Jadi, saya tidak mau menyalahkan pemain tertentu," sambungnya.
Dengan kekalahan tersebut, maka skuat Garuda Muda -julukan Indonesia U-23- dipastikan gagal melenggang ke putaran final. Egy dkk bahkan berada di urutan ketiga dengan tanpa meraih poin.
"Beberapa orang mempertanyakan keputusan yang diambil. Namun, pelatih yang membuat keputusan mengenai siapa yang harus bermain di lapangan dan siapa yang keluar," kata Indra.
"Beberapa orang hanya bereaksi terhadap apa yang mereka lihat. Mereka tidak tahu apa yang terjadi di dalam," lanjut pelatih asal Sumatera Barat itu.[]

Sumber : Akurat.co

Del Piero: Juventus akan Juarai Liga Champions Bersama Ronaldo

Diary News - Mantan gelandang Juventus, Alessandro Del Piero mengatakan, cepat atau lambat mantan timnya tersebut bakal kembali menjuarai Liga Champions bersama Cristiano Ronaldo. Del Piero menyebut, Cristiano Ronaldo didatangkan untuk mengantar Juventus menjuarai trofi itu.
Juventus akan membuat sejarah dan trofi Liga Champions akan didapat. Cristiano Ronaldodidatangkan untuk trofi Liga Champions. Namun, seandainya tidak terjadi musim ini, itu bukan berarti dia gagal. Itu kata yang tidak baik dan saya tidak akan mengatakan itu, ujar Del Piero sebagaimana disitat dari Football Italia.
Mendatangkan Ronaldo adalah untuk memenangi Liga Champions. Kontrak Ronaldo untuk beberapa tahun, jadi masih ada waktu. Jelas lebih baik dia didatangkan lebih cepat daripada didatangkan terlambat.
Juventus tampaknya masih penasaran dengan gelar Liga Champions Eropa. Sejak terakhir kali menjuarainya pada tahun 1996, gelar bergengsi di Eropa tersebut urung mereka juarai kembali walau beberapa kali mereka sukses mencapai partai final.
Del Piero bermain saat Juventus terakhir kali menjuarai Liga Champions tahun 1996. Ketika itu Juventus mengalahkan Ajax Amsterdam lewat adu penalti setelah mereka bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Ini akan menjadi tugas sulit, tetapi sejak awal Juventus adalah salah satu kandidat menjuarai Liga Champions. Mereka telah membangun tim yang kuat dan menambahkan Cristiano Ronaldo di dalamnya, ujar Del Piero.
Setelah keluar sebagai juara di tahun 1996, Juventus tercatat sebanyak lima kali kembali ke partai final, yakni pada tahun 1997, 1998, 2003, 2015, dan 2017, tapi semua partai tersebut mereka akhiri dengan kekalahan.
Rasa penasaran itu membuat mereka merogoh kocek 100 juta Poundsterling atau setara Rp 1,7 triliun untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Dana besar yang dikeluarkan itu dijawab Ronaldo dengan trigol di babak 16 besar ketika mereka menumbangkan Atletico Madrid.
Tahun ini tim beralias The Old Lady itu berpeluang menjuarai Liga Champions. Mereka berada di perempat final dan akan berhadapan dengan Ajax untuk lolos ke semifinal. Peluang untuk menjadi kampiun terbuka lebar, apalagi mereka didukung megabintang Cristiano Ronaldo.[]

Sumber : Akurat.co

Rabu, 13 Februari 2019

Digantikan Ady Julian, Yovie Widianto: Saya Tidak Meninggalkan Yovie & Nuno

Diary News - Posisi musisi Yovie Widianto sebagai keyboardist dalam grup band Yovie & Nuno digantikan oleh musisi asal Bandung, Ady Julian. Namun, itu bukan berarti Yovie keluar dan meninggalkan band yang telah puluhan tahun bersamanya itu.
Hal itu ditegaskan oleh Yovie saat memberikan klarifikasi di Hotel Sultan, Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jum'at (8/2). Menurutnya, ia hanya berganti posisi dengan lebih memfokuskan diri untuk menjadi produsernya.
"Tolong diklarifikasi saya tidak meninggalkan Yovie & Nuno. Saya tidak pergi dari Yovie & Nuno. Cuma bertukar posisi yang lebih fokus dalam bentuk produksinya dan saya menetapkan (Ady Julian) pemain keyboard yang berbakat," ujar Yovie Widianto.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan meskipun dirinya tidak lagi tampil didepan layar dalam band yang dibentuknya itu, namun band Yovie & Nuno tidak akan mengganti nama dengan yang baru.
"Lalu nama Yovie & Nuno itu nama brand, nama merek sebuah band. Yovie & Nuno, nama saya Yovie Widianto bukan Yovie & Nuno, Yovie itu nama band. Band itu saya ingatkan lagi bukan mas Yovie dan mas Nuno. Tapi memang sebuah kesatuan namanya Yovie & Nuno," jelasnya.
"Jadi tidak akan ada perubahan namanya karena Yovie keluar, jadi and Nuno doang atau Nuno doang, nggak benar. Tapi Yovie & Nuno adalah nama sebuah band. Saya produsernya dan teman-teman ini adalah musisi yang menggawangi, menjaga eksistensi Yovie & Nuno," tukasnya.[]

Sumber : Akurat.co

Madrid Diklaim akan Menyesal karena Tak Buru Piatek

Diary News - Michal Probierz yang merupakan pelatih KS Cracovia menyampaikan sebuah pesan terkait mantan pemainnya, Krzysztof Piatek. Sang manajer mengatakan bahwa Real Madrid tentu akan merasa menyesal karena tak memperjuangkan pemain asal Polandia itu di jendela transfer pada Januari lalu.
"Saya sangat yakin direktur Real (Madrid) nantinya akan menyesal karena tak berupaya keras untuk membelinya (Piatek) di bulan Januari. Mereka sangat memikirkannya, tapi Milan lebih menginginkannya," buka Probierz seperti dilansir dari Gazzetta dello Sport.
Piatek sendiri saat ini telah resmi merapat ke klub Serie A Italia, AC Milan untuk menggantikan sosok Gonzalo Higuain, yang memilih pindah ke Chelsea. Belum lama bergabung, sang striker sudah sukses jadi aktor dibalik kemenangan Milan atas Napoli dan Cagliari dengan mencetak tiga gol. 
Tak hanya itu, Piatek juga hampir saja sukses membawa Rossoneri -julukan Milan- menang atas AS Roma di ajang Serie A jika tidak, Nicolo Zaniolo bisa membuat kedudukan berakhir imbang 1-1.
Melihat torehan prestasi mantan pemainnya, Probierz kemudian mengatakan bahwa para penggemar Milan agaknya pantas menaruh harapan tinggi pada pesepakbola 23 tahun tersebut di tiap laga yang diikutinya. Apalagi, ia juga yakin bahwa pemain bernomor punggung 19 itu akan jadi salah satu striker terbaik di untuk Milan.
"Untuk penggemar di Italia, terutama penggemar Rossoneri, ini bagus karena mereka bisa mengaguminya (Piatek) di setiap akhir pekan," tutur Probierz
"Saya yakin bahwa, dengan karakter serta sikapnya dalam setiap aspek permainan, dia akan menjadi striker terhebat dalam generasinya," tambahnya.
Terlepas dari apa yang diungkap Probierz, Piatek pun harus kembali bersiap menunjukan performa terbaiknya. Sebab, Minggu (17/2) mendatang Milan sudah dijadwalkan untuk bertandang ke Stadion Atleti Azzurri d'Italia yang merupakan markas Atalanta.
Mereka akan melakoni pekan ke-24 Serie A Italia dan kehadiran Piatek di barisan pemain Milan sudah pasti diharapkan bisa mencatatkan tren positif untuk klub.[]

Sumber : Akurat.co

    19 Wakil Indonesia Siap Bertarung di All England

    Diary News - Sebanyak 19 wakil Indonesia akan mengikuti kejuaraan bulu tangkis bergengsi All England pada 6 sampai 10 Maret mendatang. Sebanyak 19 wakil itu akan turun pada semua nomor kejuaraan yang akan dilombakan di Birmingham, Inggris itu.
    Dari nomor ganda putra, Indonesia menurunkan sebanyak lima wakil. Di antarannya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Mohammad Ashan/Hendra Setiawan.
    Sementara itu dari ganda putri, pasangan terbaik Indonsia Greysia Polii/Apriyani Rahayu tetap masih menjadi andalan. Greysia/Apriyani akan ditemani oleh pasangan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris/Tania Oktaviani Kusumah.
    Di sektor ganda campuran Indonesia menurunkan paling banyak wakil yakni enam wakil. Bentrok antarwakil Indonesia langsung tersaji di babak pertama.
    Pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja langsung berhadapan dengan wakil Indonsia lainya, yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
    Selanjutnya, di ganda campuran ini ada juga pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, dan Ronald/Annisa Saufika.
    Beralih ke tunggal putri. Di nomor ini Indonesia hanya menurunkan dua wakil saja, yakni Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung. Pada babak pertama, Gregoria akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Jepang, yaitu Nozomi Okuhara.
    Nasib sulit juga harus dilalui oleh Fitriani di All England karena juara Thailand Masters 2019 itu harus berjumpa dengan unggulan keenam asal China, yaitu He Bingjiao.
    Sementara itu, dari tunggal putra Indonesia menurunkan Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, dan Anthony Sinisuka Ginting. Anthony yang turun sebagai unggulan kedelapan akan menghadapi non-unggulan Hongkong, Ng Ka Long Angus.

    Sumber : Akurat.co

    Selasa, 12 Februari 2019

    Fokus Bersama Derby County, Lampard Enggan Kembali ke Chelsea

    Diary News - Mantan gelandang Chelsea, Frank Lampard, menolak untuk membicarakan peluang dirinya kembali ke Chelsea sebagai pengganti dari Maurizio Sarri, menyusul kekalahan mantan klubnya tersebut dari Manchester City pada akhir pekan lalu. Pasalnya, saat ini Lampard sendiri juga terikat kontrak melatih Derby County.
    "Tentu itu tentang klub dan pelatih yang saya hormati yang membuat saya tidak tersenyum, tapi saya memiliki pekerjaan di sini. Hal tersebut tentu tidak bagus dan itu juga tidak terjadi terlalu sering bagi Chelsea," ucap Lampard sebagaimana dikutip dari Reuters.
    Belakangan memang dikabarkan masa depan Sarri sedang terancam dengan kalahnya The Blues - julukan Chelsea - dari City dengan skor telak 0-6. Di mana kekalahan tersebut juga merupakan terbesar Chelsea sejak 1991 silam.
    Dengan begitu, wajar jika Chelsea akan segera mencari pelatih baru dengan merosotnya posisi Chelsea yang semula berada di posisi empat kini berada di posisi enam klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018-2019.
    Kemudian Lampard kembali menegaskan saat ini dirinya hanya fokus untuk menukangi The Rams - julukan Derby County. Derby sendiri akan bertandang ke markas Ipswich Town di ajang Liga Championship Inggris musim ini, pada Kamis mendatang.
    "Saya bekerja keras dan pikiran saya hanya berada di laga mendatang melawan Ipswich. Kemudian kami juga harus menghadapi Brighton di Piala FA," pungkas Lampard.

    Sumber : Akurat.co

    Kiper Legendaris Inggris Skuat PD 1966 Tutup Usia


    Diary News - Penjaga gawang legendaris asal Inggris, Gordon Banks, mengembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (12/2). Mantan pemain Stoke City dan Tim Nasional Inggris itu meninggal dunia di usia 81 tahun. Banks lahir pada 30 Desember 1937, di Sheffield, Inggris.
    Banks identik dengan penyelamatan menakjubkan yang ia lakukan ketika Inggris bertemu dengan Brasil dalam pertandingan babak grup di Piala Dunia 1970 di Meksiko. Penyelamatannya terhadap sundulan Pele di saat itu dikenang sebagai penyelamatan paling gemilang abad ke-20.

    Berita terkait kematian Banks disampaikan oleh keluarganya. Mereka mengatakan, bintang sepakbola yang kehilangan pengelihatan di tahun 1972 karena kecelakaan itu meninggal ketika ia tengah tertidur.




    ”Dengan sangat sedih kami mengumumkan bahwa Gordon meninggal dengan damai dalam semalam. Kami hancur kehilangannya, tetapi kami memiliki begitu banyak kenangan indah dan tidak mungkin lebih bangga padanya,” kata keluarga Banks, sebagaimana dipetik dari halaman The Strait Times.


    Banks sejajar dengan para kiper legendaris lainnya, seperti Lev Yashin dari Rusia dan Dino Zoff dari Italia. International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) bahkan menempatkan pemenang Piala Dunia 1966 ini sebagai kiper terbaik di dunia abad ke-20 setelah Yashin.
    Kecakapan Banks di bawah mistar gawang memang tidak bisa diragukan lagi. Berkat kecakapannya itu, ia pernah mendapat penghargaan sebagai Penjaga Gawang Terbaik FIFA enam kali beruntun. Selain itu, ia masuk dalam senarai 100 pemain terbaik versi FIFA di abad ke-20 .


    Sumber : Akurat.co