Selasa, 11 Februari 2020

Keputusan Dari Hasil RUPSLB, Achmad Baiquni Ditetapkan Kembali Mengisi Direktur Utama

Diary News - Pada akhirnya perubahan besar-besaran terjadi yang dilakukan kementerian BUMN untuk menyusun kembali susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Achmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.
Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.
Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI :

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro

Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan


Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah




Achmad Baiquni Akan Tetap Ditempatkan Sebagai Direktur Utama

Diary News - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sudah melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

RUPSLB yang sudah dikordinasikan oleh Pihak BNI dan yang akan berlangasung di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) pada pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo juga sedikit menyampaikan, kalau ada sebuah pergantian dalam jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada sebagian perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

Dan untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut ini jajaran direksi Baru BNI Hasil RUPSLB:
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Profil Achmad Baiquni


Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Achmad Baiquni Juga disebut sebagai bankir berdarah dingin.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.


Sumber : Liputan6.com

Senin, 18 November 2019

BNI Sudah buka 4 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Wilayah Maluku

Diary News - PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selalu mengedepankan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah. Untuk memberikan kemudahan akses ke segenap masyarakat sekaligus perluasan jaringan bisnis dan peningkatan kualitas layanan, BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Ambon, membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru pada 4 kabupaten/kota di Maluku.
4 KCP yang dibuka, yakni KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Rabu(5/10/2016), KCP Seram Bagian Timur (Bula), Kamis(6/10/2016), KCP Maluku Tenggara (Langgur), Jumat(7/10/2016), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo), Rabu(12/10/2016). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.
Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Dionne E. Limmon mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkapnya kepada koran ini, Rabu(5/10).
Di Maluku, saat ini terdapat satu KCU, dan 7 KCP, 5 kantor kas dan 61 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Kami sendiri optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Selain itu, dalam waktu dekat sebanyak 14 unit ATM akan segera dioperasikan,” rincinya.
Di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif, sambung Dionne, BNI tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah.
Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.
Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya
Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.
Dia berharap, BNI bisa mendorong potensi ekonomi di Maluku dan menjadi bank pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. “Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya.

Pergerakan Polda Maluku Untuk Melaksanakan MOU Dengan BNI Cabang Ambon

Diary News - Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar) melaksanakan penandatanganan MOU antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Cabang Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8-2017). 
Dalam penandatanganan tersebut dari Polda Maluku dilaksanakan oleh Kapolda Maluku, sedangkan dari pihak BNI Cabang Ambon oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh. 
Kapolda Maluku dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya. 
Untuk itu, hal ini untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri, tuturnya. 
Hal ini dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan  PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. maka dengan dilaksanakan MOU ini diharapkan PT. Bank  BNI Cabang Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku,  harap Kapolda. 
Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Cabang Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya. 
Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya. 
Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Perombakan Besar-Besaran Terjadi Di Direksi BNI Tapi Achmad Baiquni Tetap Bertahan

Berita Relax - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. telah diputuskan jika tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.
Sementara itu RUPSLB merombak susunan direksi karena pemberhentian dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer.
Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan kini menggantikan posisi Tambok sebagai direktur bisnis konsumer. Ario Bimo yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager BNI Tokyo Ario Bimo mengisi posisi direktur keuangan.
Direktur utama Achmad Baiquni menjelaskan bahwa perubahan struktur direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman yang sebelumnya dimiliki oleh pihak yang ditunjuk.
“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” katanya usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Berdasarkan RUPSLB  Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.
Selain susunan direksi, RUPSLB BNI juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.
Adapun RUPSLB BNI merupakan yang ketiga diadakan oleh bank pelat merah. Sebelumnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. juga telah melakukan agenda RUPSLB serupa.
Pemegang saham BTN memberhentikan Direktur Utama Maryono dan memberikan posisi tersebut kepada Direktur Utama BRI Suprajarto. Namun Suprajato menolak sehingga kedua jabatan puncak di kedua bank saat ini masih kosong.

Mau Kaya, Gunakalah Cara menabung dengan Benar

Diary News - Menabung adalah salah satu hal penting dalam mengatur keuangan, terlebih jika kita benar-benar menginginkan untuk dapat membeli barang yang cukup mahal seperti rumah dan mobil sudah  tentu kita harus memiliki persiapan uang. Ingat kata pepatah 'Menabung pangkal kaya'.
Memang sih kita bisa kredit untuk memiliki itu. Namun, alangkah lebih baik jika kita membayar langsung cash.
Menabung sebenarnya mudah, asalkan tau tips-tipsnya agar tidak sia-sia. Dibawah ini adalah tips untuk Menabung pangkal kaya. 
1. Mencatat kebiasaan bulanan dan selalu mengutamakan pada anggaran untuk menghapus kebiasaan buruk menghabiskan uang. 
2. Memprioritaskan Menabung daripada pengeluaran. Kalau ingin menggunakan uang, selalu pastikan kalau itu memang perlu.
3. Menentukan tanggal Menabung. Saat kamu sudah gajian, jangan lupa tentukan tanggal berapa dan berapa jumlah uang yang mau kamu tabung.
4. Membayar utang. Hal ini agar nantinya gak kepikiran terus. Karena walaupun nantinya kita telah mengumpulkan uang tapi punya utang, pastinya kesenangan kita akan menurun.
5. Jangan menyepelekan uang receh. Kalau bisa terkumpul banyak, bisa menambah jumlah tabungan kita menjadi lebih banyak lagi. Maka dari itu jangan buang uang receh, walaupun sedikit tetap saja berharga.
6. Tetap Menabung setelah masa kredit habis. Setelah pembayaran kredit habis, jadikan anggaran tabungan saja.
7. Menahan belanja berlebihan. Usahakan jangan membuka-buka aplikasi jual beli online, kalau perlu hapus dulu aplikasi itu agar kamu gak buka-buka terus. aku
8. Ikut asuransi. Asuransi memang sangat penting sekali sekarang ini. Terlebih lagi untuk melindungi terjadinya resiko.
9. Dapat uang langsung masukan ATM. Jika mendapatkan uang, usahakan langsung aja masukan ke dalam ATM kamu, sisakam sedikit uang cash untuk sehari-hari.
10. Ikut arisan. Arisan memang identik sama ibu-ibu. Tapi tetap bisa kita ikuti kok. Untungnya juga lumayan.
11. Memotivasi diri sendiri agar selalu Menabung. Motivasi diri sangat penting, apalagi yang namanya manusia pikiran dan fokusnya bisa selalu berubah-ubah.
12. Simpan bonus. Bonus kerja ditabung saja.
Itulah beberapa tips Menabung yang bisa dilakukan setiap hari untuk Menabung.

Sumber : Akurat.co

Bisnis Kuliner Modal Kecil dengan Untung Besar, Apa Saja?

Diary News - Meskipun bisnis terbilang membutuhkan modal besar, namun sebenarnya masih ada saja lho bisnis yang memiliki tipe bermodalkan kecil salah satunya Bisnis Kuliner. Meski Bisnis Kuliner terdengar mudah dijalankan, tetapi tak dapat dipungkiri bisnis ini tetap memiliki tantangannya tersendiri. Terlebih bila pelanggan tengah sepi, maka persediaan bahan baku tersisa banyak.
Untuk itu buat kamu yang masih awam dalam Bisnis Kuliner, maka ada baiknya memulai berbisnis dengan modal kecil saja dulu. Adapun berikut tujuh jenis Bisnis Kuliner menjanjikan yang bisa kamu mulai dengan modal Rp2 juta hingga Rp5 jutaan. Apa saja?
Waralaba minuman emang bisa kamu pilih sebagai bisnis pertama mengingat modalnya yang enggak besar. Cuma dengan modal Rp2 jutaan aja kamu bisa mendirikan bisnis ini. Bahan baku bakal mereka sediakan, begitu pula dengan banner dan peralatan lainnya. Terus kalau persediaan bahan bakunya udah habis, tinggal telpon aja ke manajemennya. Nanti juga bakal dikirimkan lagi.
Kebanyakan waralaba ini berbasis di Jakarta. Namun mereka tetap melayani pengiriman ke luar kota juga. 
2. Waralaba makanan
Setelah minuman, yang kedua tentu aja waralaba makanan. Waralaba makanan juga bisa jadi salah satu Bisnis Kuliner yang menjanjikan, jika kamu tidak salah dalam memilih lokasi.
Ketika kamu jualnya jajanan seharga Rp5.000, maka cari aja wilayah seperti sekolahan atau yang dekat dengan pemukiman warga. Pastinya anak sekolahan bakal menghampirimu saat di jam istirahat atau jam pulang sekolah.
Atau mungkin kamu juga bisa pilih wilayah di sekitar kampus. Mengingat banyak juga anak-anak kuliahan yang gemar beli cemilan-cemilan murah, karena uang jajan mereka enggak selalu besar. Tapi, sesuaikan juga gimana branding dari waralaba makanan yang kamu pilih.
Bila brandingnya terlihat lucu-lucu, maka udah jelas kalau itu pasarnya adalah anak-anak. Modalnya pun sama seperti waralaba minuman, ada yang bisa dimulai dari Rp2 jutaan juga. Tapi ada juga yang Rp5 jutaan ke atas. 
3. Angkringan
Bisnis yang ketiga adalah angkringan. Tahu dong sama tempat makan yang satu ini? Itu lho yang populer banget di Yogyakarta. Angkringan biasanya menyediakan makanan-makanan khas seperti nasi kucing, sate usus, telur, kerang, tahu, dan tempe. Buat minumannya, biasanya yang paling khas adalah susu jahe.
Pokoknya, konsep angkringan ini adalah makanan dengan porsi kecil ya. Jelas beda sama yang namanya warteg. Angkringan itu sendiri buka di malam hari. Jadi kamu bisa menargetkan orang-orang pulang kerja sebagai calon pelangganmu. 
Meski sepele namun bisnis yang satu ini tetap menjamur di setiap pinggiran kota besar seperti Jakarta. Walaupun hanya menjual gorengan yang sama setiap harinya, namun peminat gorengan tidak pernah berkurang.
Jangan salah, gorengan di pinggiran itu juga merupakan street food khas Jakarta yang sering diincar orang. Modalnya pun cukup mudah cukup kompor gas, wajan, minyak goreng, gerobak serta beberapa bahan. Maka usaha ini bisa dibuat dengan mudah. 
5. Jajanan Pasar 
Kalau yang ini sih enggak mungkin ada matinya. Sampai kapan juga jajanan pasar tetap digemari oleh semua kalangan.
Bikin jajanan pasar enggak butuh ongkos produksi yang besar. Dengan biaya Rp30 ribu aja udah bisa bikin dalam porsi yang lumayan banyak.
Soal di mana jualnya, coba aja di depan rumah dulu. Atau kamu bisa jual pre-order via online. Dan ketika weekend, terutama Minggu, kamu bisa menjualnya di car free day. Bermodal mobil atau gelar lapak pun jadi.
Jika ingin sewa tempat di pasar juga bisa. Tapi ya pastinya kamu bakal bersaing sama pedagang-pedagang pasar lain.

Sumber : Akurat.co