Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Agustus 2019

Ada Beberapa Hewan Ternak dengan Modal Kecil Tapi Hasil Sangat Menguntungkan

Diary News - Beternak merupakan aktivitas bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Bagaimana tidak demand akan hewan ternak baik untuk makanan maupun peliharaan terus bertambah sering dengan kebutuhan manusia yang makin banyak.
Namun menjalankan usah ternak terkadang terkendala akan pengetahuan dan modal. Memang untuk usaha ternak sendiri membutuhkan modal besar dan harus siap akan resiko seperti penyakit ternak dan sebagainya.
Namun di zaman yang sudah canggih ini peternakan juga makin mudah digeluti berbagai orang, banyak informasi beredar mengenai pengetahuan ternak membuat orang semakin berani menggeluti bisnis ini.
Berikut ini beberapa hewan ternak bermodal kecil dan bisa dijalankan bagi peternak pemula :
Beternak lele
Usaha beternak lele akhir akhir ini sangat digemari oleh masyarakat karena sangat mudah dalam perawatan, selain itu modalnya kecil. Usaha beternak lele bisa menggunakan alternatif seperti beternak dalam kolam terpal dan beternak dalam drum atau tong. Dalam waktu 40-50 hari anda bisa menikmati hasil panen ikan lele.
Pertimbangan lain adalah biaya pakannya murah karena bisa mengandalkan pakan pakan limbah tanpa harus mengurangi kadar gizi dan kebtuhan gizi lele tersebut. Bisa jadi, usaha beternak lele ini murah meriah.
Beternak kroto
Semakin banyaknya peternak burung kicau membuka peluang usaha beternak kroto, karena kroto adalah makanan favorit dari burung kicau. Beternak kroto tidak membutuhkan biaya mahal, karena anda dapat menggunakan toples untuk media rumah kroto dan makanannya pun mudah tidak seperti ternak besar lainnya yang ahrus beli dengan biaya mahal.
Jadi, beternak kroto sangat direkomendasikan jika anda tidak memiliki keahlian dan modal besar.
Beternak jangkrik
Sama halnya dengan beternak kroto, beternak jangkrik pu mudah dilakukan dengan modal kecil. Peluang ini terbuka juga karena semakin banyaknya orang memlihara burung kicau. Jangkrik juga salah satu makanan favorit, terutama dalam hal merawat suara burung agar suaranya bagus. Anda cukup membeli bibit atau telur jangkrik kemudian dikembangkan dalam sebuah kotak cukup besar.
Jangan khawatir soal makanan karena makanannya mudah dicari dan murah seperti daun kering, ubi ubian dan sayuran.
Usaha beternak jangkrik juga sangat direkomendasikan jika anda memiliki modal kecil untuk memilih jenis ternak yang menguntungkan ini, apalagi jika penyuka burung kicau, mungkin banyak motivasi jika anda berusaha menjalankannya.
Beternak cacing
Mungkin anda berpikit buat apa ternak cacing,  Karena cacing pun tanpa diternak juga mudah dicari di alam. Janganlah berpikir begitu semua bisa dijadikan usaha yang penting tidak merugikan orang lain.
Cacing dibutuhkan untuk makanan ikan baik itu ikan hias seperti cupang atau ikan konsumsi seperti lele dan nila. Cacing yang bisa diternakan ialah jenis cacing lumbricus sp atau jenis cacing tanah.
Untuk modal usahanya cukup murah karena hanya memerlikan tempat sederhana untuk rumah cacing fdan makananya pun tidak susah beli, karena bisa menggunakan kotoran ternak.
Beternak burung hias atau kicau
Peluang usaha beternak burung hias atau kicau sudah tidak diragukan lagi menjadi salah satu bisnis terlaris di Indonesia. Bagaimana tidak Indonesia yang memiliki berbagai jenis burung indh menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Pemeliharaannya pun mudah dan pakannya buah-buahan menjadikan burung kicau seperti lovebird sangat mudah dibudidayakan.
Beternak entok
Entok adalah salah satu jenis unggas yang masih sangat jarang diusahakan secara besar atau dalam usaha skala besar. Hal ini menjadi kesempatan pemodal kecil untuk menjalankan usaha, berbeda unggas lainya seperti ayam yang sudah banyak diusahakan oleh pemodal besar.
Mungkin tidak sebesar ayam penghasilannya, namun pertimbangan lainya adalah saingannya jarang, pakanya murah dan lebih tahan penyakit dibanding ternak ayam. Jadi, tidak salah jika mencoba usaha beternak entok skala rumahan untuk usaha sampingan. []

Sumber : Akurat.co

Rabu, 14 Agustus 2019

7 Ide Usaha Menghasilkan Keuntungan di Hari Kemerdekaan

Diary News - Gak terasa sebentar lagi kita bakal merayakan Hari Kemerdekaan. Itu tandanya bakal ada tujuh Usaha kecil yang menjanjikan buat dicoba saat ini juga. Tentu aja ini bisa kamu coba. Keuntungannya juga lumayan besar.
Modalnya gak besar-besar amat kok. Bisa dibilang cukup minim atau mungkin malah bisa tanpa modal sama sekali. Syaratnya, kamu bisa meyakinkan para pedagang buat membantu dagangan mereka laris.
Tanpa menunggu lama lagi, yuk kita simak tujuh Usaha kecil yang menjanjikan di bulan kemerdekaan ini. Berikut ulasan lengkapnya.
1. Bendera Merah Putih dan umbul-umbul
Pada 17 Agustus, udah pasti ada pengumuman buat memasang Bendera Merah Putih di halaman rumah. Tujuannya ya buat mengenang jasa-jasa pahlawan. Itu tandanya, jualan bendera tentu bisa jadi Usaha kecil yang menjanjikan menjelang Hari Kemerdekaan.
Kalau emang kamu bingung beli di mana, ya beli aja online. Setelah itu kamu jajakan langsung ke calon-calon pelanggan. Atau bisa juga kamu sendiri yang beli kain yang harganya Rp 20 ribuan per satu meter. Tinggal ke tukang jahit buat menjahit benderanya deh.
Dijahit manual pun sebenarnya bisa, tapi prosesnya butuh ketelitian tingkat tinggi. Belum lagi waktu pengerjaannya juga bisa lama banget.
Selain bendera, tentu aja kamu juga bisa bisa menjual versi umbul-umbulnya alias yang lebih panjang. Kalau pilihannya ini, dari awal kamu beli kain yang lebih panjang. Kamu juga harus beli bambu buat dijadikan tiang. Biar sekalian gitu.  
2. T-shirt bertema Indonesia
Gak sedikit orang-orang yang ikut 17 Agustusan pengin tampil lebih stylish dan beda. Itulah sebabnya kenapa kamu disarankan juga buat berbisnis t-shirt. Ini termasuk Usaha kecil yang menjanjikan.
Gak mesti berwarna dasar merah atau putih kok, warna lain pun bisa tapi desainnya harus menarik dan bertemakan Indonesia.
Buat berbisnis t-shirt, kamu harus pintar-pintar cari vendor berkualitas. Terkadang ada yang murah tapi kualitasnya gak bagus. Ada juga yang bagus tapi harganya mahal.
Biasanya sih, vendor-vendor t-shirt murah berkualitas bisa kamu jumpai di Bandung. Tapi, tetap aja harus pintar-pintar nawar juga deh biar untung.
Buat desain, seenggaknya kamu bisa siap dengan tiga desain. Jangan terlalu sedikit dan jangan kebanyakan juga. Alangkah lebih baiknya lagi kalau kamu mulai Usaha ini dengan sistem pre-order secara online biar gak merugi.
Pengin ready stock juga boleh, tapi ya risikonya cukup besar aja.
3. Penyewaan baju adat plus tata rias
Kabar baik nih buat kamu yang berprofesi sebagai make-up artist. Jelang 17 Agustus kamu bisa buka Usaha kecil yang menjanjikan dengan menyewakan baju adat. Tentu aja sekaligus dengan jasa tata riasnya.
Target pasar dari Usaha ini adalah orangtua yang anaknya masih duduk di Taman Kanak-Kanak. Tentu kamu sering lihat kan ada pawai 17 Agustus yang diramaikan oleh anak-anak.
Coba perhatikan, rata-rata mereka yang ikut pawai pasti pakai pakaian adat. So, dengan membuka tempat penyewaan baju adat ini, kamu bisa meraup keuntungan yang lumayan besar bukan?
Usaha ini umumnya ramai pada Hari Kartini. Jadi kalau kamu beli peralatannya dari sekarang, tahun depan tentunya bisa mendulang rejeki lagi dari Bisnis kecil-kecilan ini.
4. Pakaian warna merah dan putih
Kalau yang nomor dua adalah t-shirt, nah yang nomor empat itu pakaian secara umum. Jadi termasuk kemeja, celana, jaket, t-shirt, atau rok.
Beberapa instansi atau perusahaan mewajibkan karyawannya mengenakan seragam tematik jelang Hari Kemerdekaan. Daripada mereka bingung cari baju di mana dan nanti ujung-ujungnya mahal, mendingan kamu jual aja pakaian dengan warna itu.
Pastikan juga harga jualnya gak perlu mahal-mahal amat, yang penting bisa balik modal. Soalnya, orang-orang kantoran di tanggal segitu biasanya udah kena sindrom tanggal tua.
5. Piala atau trofi
17 Agustusan identik dengan yang namanya lomba. Nah, dari lomba tentunya ada pemenang dan yang kalah.
Pemenangnya pasti dapat piala, kan? Gimana kalau kamu aja yang menjual pialanya ke panitia lomba? Ini Usaha kecil yang menjanjikan lain yang bisa kamu coba bulan ini.
Selain piala, kamu juga bisa jual medali dan piagam. Tapi biasanya sih buat 17 Agustusan lebih seru kalau pakai piala.
6. Jasa fotografi
Seperti yang dijelaskan di atas, perayaan Hari Kemerdekaan erat dengan lomba. So, jasa fotografi bisa jadi Usaha kecil yang menjanjikan lain.
Nah, berhubung sekarang masih ada waktu, gimana kalau kamu main aja ke rumah pak RT menawarkan jasa tersebut? Syukur-syukur pak RT setuju dan membayarmu.
Kalaupun gak dibayar, ya kamu juga bisa jual foto itu di Internet. Kan ada situs-situs yang siap membayar karya foto kamu buat dijadikan ilustrasi.
7. Makanan dan minuman ringan
Biar para peserta lomba dan panitia gak kehausan dan kelaparan, baiknya kamu buka lapak jajanan di dekat lokasi. Usahakan jual camilan berupa kue-kue basah atau es buah. Dijamin laku keras deh kalau urusan jual jajanan di sana. Pasti semua pada lapar deh.
Gak perlu buka waralaba makanan atau minuman kok, beli aja barang-barangnya di pasar, keuntungan bisa didapat dari marjin harga.  
Itulah tujuh Usaha kecil yang menjanjikan yang bisa kamu lakoni menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tertarik menjalankan salah satu di antaranya? Mulai dari sekarang aja yuk mumpung 17 Agustus masih lama. []

Sumber : Akurat.co

Cara Ampuh Agar Bisnis Rumah Kontrakanmu Segera Laku

Diary News - Berinvestasi di sektor properti sangat menggiurkan. Awalnya memang membutuhkan modal yang besar, namun itu sebanding atau bahkan lebih dengan keuntungan dari imbal hasil yang diterima kemudian hari.
Tak heran, banyak orang yang membeli properti seperti rumah lebih dari satu unit. Pasalnya, selain dijadikan sebagai hunian pribadi, rumah juga acap kali disewakan ataupun dikontrakkan.
Namun, banyak juga yang membiarkan rumah hasil investasinya kosong begitu saja dan tidak terawat. Alhasil, banyak rumah kondisinya terlihat cukup memprihatinkan karena sebagian bangunannya rusak dan kotor.
Padahal, tidak ada salahnya jika rumah tersebut Anda sewakan atau kontrakkan kepada pihak kedua.
Nah, berikut ini ada beberapa tips agar lekas laku:
1. Pastikan Rumah Layak Huni atau Disewakan
Rumah rentan terhadap kerusakan, apalagi kalau rumah dibiarkan kosong selama bertahun-tahun. Sebelum disewakan kepada orang lain, coba pastikan kelayakan rumah terlebih dahulu. Apabila bagian tertentu mengalami kerusakan, maka segera perbaiki agar rumah tampak bagus, baik dari luar maupun dari dalam serta layak huni. Sehingga orang tertarik untuk menyewa rumah Anda.
Anggaplah rumah sewaan seperti rumah sendiri. Rawat rumah dengan baik. Jika perlu, tambahkan taman atau kolam berenang jika memang memungkinkan agar orang lain betah menyewa rumah Anda. Pembangunan fasilitas tambahan membutuhkan biaya yang lumayan besar. Tapi Anda bisa membebankan biaya ini kepada penyewa melalui uang sewa bulanan atau tahunan. Percayalah, uang tersebut akan balik modal setelah beberapa waktu kemudian.
2. Pastikan Lokasinya Memang Strategis
Lokasi menjadi bahan pertimbangan orang saat menyewa rumah. Akan lebih baik jika rumah Anda terletak di lokasi strategis, seperti dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, kampus, perkantoran atau tempat makan.
Selain memudahkan penyewa saat beraktivitas, lokasi strategis dapat meningkatkan harga sewa rumah. Apabila lokasi rumah berada di dalam gang, pastikan gangnya tidak terlalu kecil agar kendaraan mudah keluar masuk.
3. Tentukan Target Penyewa
Mengetahui target penyewa juga penting. Sebab, Anda bisa menentukan apa saja fasilitas yang harus disediakan untuk memenuhi kebutuhan calon penyewa. Sebagai contoh, bila target penyewa itu para pekerja kantoran lajang atau orang yang sudah berkeluarga tentunya berbeda berbagai perlengkapan yang ada di rumah sewaan Anda. Jika target Anda mereka yang sudah berkeluarga, tentu ketersediaan ruang yang lebih besar juga harus disiapkan.
4. Menyesuaikan Harga di Pasaran dan Fasilitas yang Disediakan
Mengingat persaingan harga sewa rumah sangat tinggi, lebih baik lakukan survei di pasaran dan sesuaikan dengan fasilitas yang Anda sediakan. Sebab berbagai fasilitas yang Anda berikan bisa menjadi penentu harga sewa nantinya. Cari referensi harga pembanding melalui situs agen properti atau situs jual-beli dan sewa rumah. Apabila harga sewa tidak terlampir, Anda bisa menghubungi pemilik rumah tersebut untuk menanyakan harga sewanya per tahun bahkan per bulan.
5. Pasang Iklan atau Spanduk Maupun secara Online di Marketplace
Tugas terakhir yang perlu Anda lakukan adalah memasang iklan baik secara offline dengan spanduk maupun iklan di internet. Cara ini cukup efektif dan efisien untuk mendatangkan calon penyewa, baik penyewa sekitar ataupun perantau yang datang dari kota seberang. Cantumkan deskripsi rumah dengan lengkap. Mulai dari luas rumah, bahan bangunan, jumlah kamar tidur, kamar mandi, dan fasilitas lainnya. Sertakan pula gambar yang berkualitas agar iklan semakin menarik.
Satu lagi hal penting, Anda jangan lupa untuk mempertimbangkan keuntungan yang didapatkan dari sewa. Hitung pengeluaran material yang Anda keluarkan saat memperbaiki rumah untuk menetapkan harga sewa yang sesuai. []


Sumber : Akurat.co