Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2019

Pemindahan Ibu Kota Negara Diharapkan Bisa Dorong Penyebaran Penduduk

Diary News - Kementerian Dalam Negeri menilai pemindahan ibu kota negara akan mendorong penyebaran penduduk yang selama ini mayoritas sudah terpusat di Pulau Jawa.
Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik mengatakan selama ini 57 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa sementara sisanya tersebar di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua.
"Pemindahan ibu kota mendorong penyebaran penduduk sebagai agen perekonomian. Sehingga pembangunan akan lebih merata," ujar Akmal di Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Dia menilai Jakarta sudah tidak layak menjadi ibu kota jika melihat tingginya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Jakarta.
"Pada 2015, terdapat sedikitnya 3.647.329 jiwa pendatang di Jakarta, dan kini sudah menjadi penduduk tetap," kata dia.
Selain itu, Jakarta menurut dia, juga memikul beban sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis.
"Oleh karenanya rencana pemindahan ibu kota ini menarik untuk dikaji dan disikapi serius," jelas dia.[]

Sumber : Akurat.co

Disparbud DKI Bakal Tertibkan Pengamen Ondel Ondel

Diary News - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta bakal menertibkan pengamen ondel ondel yang kerap bermunculan di jalan Ibu Kota.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Disparbud Asiantoro mengaku sejak lama berencana membenahi pengamen ondel ondel. Namun, rencana tersebut beberapa kali tertunda karena persoalan lain.
"Kita rencananya memang juga ingin membenahi itu ondel ondel ," kata Asiantoro di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/12).
Asiantoro menuturkan, pembenahan ondel ondel dilakukan karena unsur Budaya Betawi yang ditonjolkan tidak sesuai. Misalnya, kata Asiantoro, ondel-ondel yang berada di jalanan tidak memperhatikan musik ciri khas dan busana Betawi.
Asiantoro mengatakan, apabila ondel ondel yang digunakan untuk mengamen sesuai dengan kriteria Budaya Betawi tentu akan mendapat dukungan. Apalagi, dengan turun ke jalan, sama saja mereka mempromosikan Budaya Betawi.
"Belakangan ini memang, satu dari kostumnya tidak betul, terus dua dia tidak pake musik. Sebenernya kan kalau dia pake musik itu (ciri khas Betawi tidak masalah). (Bahkan) sedang membantu Pemda untuk melestarikan kesenian kan," tuturnya.
Meski demikian, terkait fungsi ondel ondel yang digunakan untuk mengamen, Asiantoro belum dapat menyimpulkan soal larangannya. Dia mengaku tengah berdiskusi dengan pihak terkait.
"Ya mungkin (bisa dipake buat ngamen), itu kita lagi diskusi sama lembaga yang menangani itu. Kita kan sifatnya membina, pasti kalau dia kurang bagus, ya kita suruh bikin bagus," tutupnya.[]

Sumber : Akurat.co