Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2020

Tetap Produktif Belajar dan Bekerja di Rumah, Lakukan Tips Ini

Diary News - Coronavirus atau Covid-19 saat ini masih membuat resah semua kalangan masyarakat. Pasalnya, semua kegiatan harus dilakukan di rumah seperti bekerja dan belajar. 
Hal tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan. Dimana, virus yang belum ditemukan vaksinnya ini sangat mudah menyebar, bahkan hanya lewat sentuhan dari pasien yang positif. 
Meski begitu, walaupun bekerja dan belajar dari rumah, kamu harus tetap produktif.
Seperti Dikutip dari buku 'Bunga Rampai Covid-19: Buku Kesehatan Mandiri untuk Sahabat #Dirumahaja' , Edisi 1 Maret 2020, dengan penyusun buku tersebut terdiri dari para ahli yakni Dr. H. Fakhrur Razi, MS, Vetty Yulianty P, S.Si, MPH, Syahidah Asma Amani, S.Gz, dan Jimny Hilda Fauzia, M.Psi, Psikolog, ada tips menarik yang bisa kamu lakukan. Apa saja? Yuk simak tips berikut! 
Pertama, kamu harus tetap bangun pagi dan lakukan persiapan seperti layaknya sebelum bekerja dan sekolah, seperti mandi, berpakaian rapi, dan sarapan. 
Kedua, kamu dapat menyediakan area khusus yang nyaman digunakan saat bekerja ataupun belajar. 
Ketiga, kamu dapat menyusun taget harian yang hendak kamu selesaikan. 
Keempat, kamu bisa mulai dengan niat, berdoa lalu fokus kerjakan setiap target yang sudah dicanangkan. Tetapi, jangan lupa istrahat 5 menit setelah bekerja atau belajar selama 20 menit. 
Kelima, kamu harus sediakan waktu untuk istirahat di siang hari, yang dapat kamu lakukan untuk beribadah dan makan. 
Keenam, ketika sudah menyelesaikan semua tugas dan berhasil, jangan lupa memberikan apresiasi diri.

Sumber : Akurat.co

Selasa, 22 Oktober 2019

Jika Ingin Meningkatkan Kesehatan Otak Hingga Perbaiki Suasana Hati, Cobalah Minum Teh Secara Rutin

Diary News - Mulai hari ini, kurangi konsumi kopi dan tingkatkan minum teh, yuk!
Pasalnya menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Jurnal Aging menyatakan, orang yang meminum teh biasanya memiliki daerah otak yang lebih teratur dan fungsi kognitif yang sehat.
"Kami menghasilkan bukti pertama dari kontribusi positif minum teh untuk struktur otak, dan menunjukkan bahwa jika sering minum teh, memiliki efek perlindungan terhadap penurunan struktur otak," ungkap Feng Lei, asisten profesor di departemen kedokteran psikologis di Sekolah Kedokteran Yong Loo Lin di Universitas Nasional Singapura dilansir dari Foodbeast, Selasa, (21/10). 
Ini bukan studi pertama yang menemukan efek positif dari mengonsumsi teh untuk kesehatan. Selain otak yang lebih sehat, teh juga dapat memperbaiki suasana hati dan mencegah penyakit kardiovaskular.  
Studi lain yang dilakukan oleh Feng, yang diterbitkan pada 2017, menunjukkan bahwa meminum teh memiliki risiko penurunan kognitif 50 persen lebih rendah.
“Kami telah menunjukkan dalam penelitian kami sebelumnya bahwa peminum teh memiliki kandungan baik untuk fungsi kognitif dibandingkan bagi orang yang jarang minum teh," tuturnya.
Selain itu, fungsi efek positif lainnya sangat bermanfaat bagi otak jika minum teh secara teratur. 
"Hasil kami saat ini berkaitan dengan jaringan otak secara tidak langsung mendukung temuan kami sebelumnya dengan menunjukkan bahwa efek positif dari minum teh secara teratur. Hasilnya peningkatan organisasi otak dapat mencegah gangguan pada koneksi antar wilayah otak," jelasnya. 
Ia pun menyarankan mengonsumsi semua jenis teh apa saja yang bisa dminum seperti teh hijau, teh hitam atau teh oolong setidaknya empat kali seminggu dan otak akan mendapat manfaatnya dalam jangka panjang.

Sumber : Akurat.co

Selasa, 20 Agustus 2019

Hati-Hati Jika Kamu Kurang Tidur, Ada Masalah yang akan Muncul

Diary News - Setiap hari seseorang membutuhkan setidaknya enam jam untuk pejamkan mata agar tubuh berfungsi dengan baik. Dan tak sedikit orang yang kualitas hidupnya menurun hanya karena kurang tidur.
Tidur yang cukup sama pentingnya dengan pemenuhan makanan bergizi dalam mempertahankan gaya hidup sehat. Selain itu, kurang tidur juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. 
Mengonsumsi alkohol atau asupan kafein adalah salah satu penyebab yang paling umum untuk masalah kesulitan tidur. Serta mengonsumsi beberapa obat obatan tertentu juga dapat merangsang tubuh tetap terbangun. Gaya hidup moderen dengan bekerja samapai larut malam juga menjadi masalah umum masyarakat saat ini.
Untuk itu, kamu harus tahu dua efek kesehatan yang akan terjadi ketika jam tidurmu kurang dari enam jam dalam sehari, seperti dilansir AkuratHealth dari laman Boldsky.
Obesitas 
Ketika kamu kurang tidur efek yang paling umum itu hadirnya obesitas. Hal tersebut dikarenakan penurunan tingkat hormon leptin yang membuat otak selalu berfikir tentang makanan dan membuatnya makan dilarut malam. 
Selain itu kurang tidur juga menyebabkan peningkatan kadar insulin, sehingga dapat menghasilkan lebih banyak penyimpanan lemak. 
Lemahnya Sistem Kekebalan Tubuh
Selama tidur tubuh manusia memperkuat sistem kekebalan dengan memproduksi lebih banyak antibodiyang dapat menghindari terjangkit bakteri dan racun. Ketika kurang tidur, maka akan ada penurunan produksi sitokin pelindung dan antibodi penangkal infeksi yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu. 
Ketika kamu kurang tidur beberapa masalah pada tubuh akan muncul, sederhananya masalah pernapasan seperti pilek dan flu yang dapat berimbas masalah ke paru-paru. 

Sumber : Akurat.co

Kamis, 09 Mei 2019

Berbahaya, ini 5 Alasan Tidak Dianjurkan Langsung Merokok Saat Berbuka Puasa

Diary News - Bagi para pecandu nikotin, menahan untuk tidak merokok lebih sulit daripada menahan lapar dan haus. Seperti pada saat puasa, para perokok biasanya tak tahan dan langsung menyalakan rokoknya ketika waktu berbuka tiba.
Padahal, berbahaya sekali jika langsung merokok dalam keadaan perut kosong setelah puasa seharian penuh. Zat-zat beracun yang terkandung dalam asap rokok, tentunya membawa banyak sekali penyakit ke dalam tubuh kita.
Berdasarkan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementrian Kesehatan RI, merokok langsung pada saat berbuka puasa sangat berisiko pada kesehatan. Misalnya menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.
berikut ini 5 alasan bahayanya langsung merokok saat berbuka puasa.
1. Merokok dalam keadaan perut kosong sangat berbahaya, sebab asap rokok membawa zat-zat beracun yang dapat membahayakan organ dalam tubuh
2. Nikotin yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan rasa mual hingga sakit kepala, jika dikonsumsi langsung pada saat berbuka
3. Karbon monoksida (CO) yang terkandung dalam asap rokok dapat mengikat hemoglobin darah, sehingga darah tidak mampu mengikat oksigen
4. Tubuh bisa kekurangan oksigen akibat sirkulasi karbon monoksida dalam tubuh
5. Asap rokok yang dihirup juga dapat menyebabkan iritsi pada saluran pernafasan, hingga menyebabkan batuk
Itulah 5 alasan kenapa langsung merokok saat berbuka sangat berbahaya. Mengerikan sekali ya.[]

Sumber : Akurat.co