Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2020

Tips Jaga Kesehatan Mental Tuk Kuatkan Daya Tahan Tubuh saat Wabah Covid-19

Diary News - Di tengah wabah Covid-19, menjaga daya tahan tubuh sangat penting bagi semua orang. Makanan sehat yang kaya akan nutrisi, memang salah satu faktor penting dalam hal ini. 
Perlu kamu ketahui juga bahwake sehatan mental akan sangat mempengaruhi daya tahan tubuh. Jika kondisi mental baik, tentu akan lebih kuat dalam hal apapun.
Seperti Dikutip dari buku 'Bunga Rampai Covid-19: Buku Kesehatan Mandiri untuk Sahabat #Dirumahaja' , Edisi 1 Maret 2020, dengan penyusun buku tersebut terdiri dari para ahli, yakni Dr. H. Fakhrur Razi, MS, Vetty Yulianty P, S.Si, MPH, Syahidah Asma Amani, S.Gz, dan Jimny Hilda Fauzia, M.Psi, Psikolog, banyak cara untuk menjaga Kesehatan Mental. Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan mengelola keadaan psikologis diri sendiri.
Kamu bisa hanya menerima informasi tentang Covid-19 dari sumber terpercaya dan dipastikan kebenarannya. Kamu cukup menghindari berita tidak baik yang dapat membuat panik. 
Kamu juga bisa berusaha untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan. Sebab, upaya tersebut dapat mengurangi kecemasan diri. 
Selain itu, kamu juga harus menyempatkan menghirup udara segar dan merasakan kehangatan matahari. Nantinya, akan memberikan ketenangan serta sugesti untuk melakukan kegiatan sejak pagi hari. 
Berpikir positif juga menjadi kunci. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menjaga daya tahan tubuh dan tetap mematuhi setiap imbauan, dan hilangkan pikiran negatif dengan cara bersilaturahmi melalui media sosial, serta lebih dekat kepada sang Pencipta.

Sumber : Akurat.co

Senin, 18 November 2019

Bisa Gangguan Mental Jenis Baru Itulah Adalah Kecanduan Belanja Online

Diary News - Zaman sekarang, apapun serba Online termasuk Belanja. Nah, buat kamu yang sering Belanja Online, dari laman Daily Mail yang dikutip AkuratHealth, kecanduan Belanja Online bisa jadi jenis gangguan mental baru.
Peneliti mengatakan, orang yang kecanduan Belanja Online dapat menunjukkan gejala dan karakteristik yang berbeda dan hal tersebut juga dapat memengaruhi pikiran mereka.
Buying-shopping disorder (BSD) jenis ganggua mental yang telah dikenal selama puluhan tahun. Namun, para ahli mengatakan gangguan mental ini memiliki makna baru di era internet seperti saat ini dan sudah memengaruhi satu dari 20 orang.
Orang yang terobsesi dengan Belanja Online kemungkinan hanya akan menimbun barang yang mereka pesan, tetapi justru berakhir dengan hutang. Bahkan, hal ini dapat berdampak pada hubungan dengan pasangan dan membuat pecandu kehilangan kendali diri.
"Sudah saatnya untuk mengenali BSD sebagai kondisi Kesehatan Mental dan untuk mengumpulkan pengetahuan lebih lanjut tentang BSD di internet," tutur Dr Astrid Müller, psikoterapis di Hannover Medical School di Jerman.
Dalam studi, terlihat bukti dari 122 pasien yang mencari bantuan untuk kecanduan Belanja Online mereka. Peneliti juga menemukan orang yang kecanduan ini memiliki tingkat depresi dan kecemasan lebih tinggi dari biasanya.
Tim peneliti berpendapat, munculnya toko Online, aplikasi Belanja dan jasa pengiriman ke rumah telah menambah dimensi baru bagi shopaholic.
Penelitian dari Jerman ini memengaruhi 5 persen populasi dan memiliki efek mental yang serius. Itulah sebabnya kondisi ini perlu mendapat perhatian yang lebih serius.
Berdasarkan hasil penemuan ini, para peneliti berharap adanya penelitian lebih lanjut yang membahas tentang karakteristik fenomenologis berbeda, hal yang mendasari dan konsep pengobatannya.

Sumber : Akurat.co