Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2020

UTM Malaysia Pilih UPGRIS untuk Program Magang Mengajar

Diary News - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menerima Mahasiswa Teaching Practice UTM yang akan menjalani program magang mengajar mulai 10 Februari hingga 7 Maret 2020 mendatang. Para mahasiswa diterima oleh Sekretaris Lembaga Pengembangan Profesi Dra Intan Indiati MPd, Senin (10/2/2020) lalu. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara UTM dengan UPGRIS selama 5 tahun terakhir. Kedua universitas melakukan pertukaran mahasiswa magang untuk mengembangkan kompetensi calon guru. Penyerahan para pelajar dari UTM diwakili oleh Prof Madya serta Dr Mahani. 

Prof Madya selaku pendamping mahasiswa UTM berterima kasih kepada UPGRIS yang sudah berkenan menerima kedatangan dengan sangat baik.  

UPGRIS merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki perkembangan yang sangat  luar biasa. Penelitian serta pengabdian kepada masyarakat dapat menembus ke 10 besar tingkat nasional dari 4.500-an perguruan tinggi negeri dan swasta. Sehingga membuat UTM tidak salah memilih UPGRIS sebagai salah satu perguruan tinggi mitra untuk kerjasama, tutur Prof Madya. 

Kegiatan ini difasilitasi oleh Pusat Sumber Belajar, Kurikulum dan PPL - Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang. Pada tahun ini para pelajar Malaysia akan melaksanakan magang di SMKN 6 Semarang dibawah 5 supervisor dosen dan 5 supervisor guru yang tersebar pada 4 jurusan. 

Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum menyambut baik kedatangan para mahasiswa Internasional Teaching Practise dari UTM.  

Keberlangsungan kerja sama selama ini antara UPGRIS dan UTM sudah berjalan dengan baik. Kemampuan akademik serta softskill mahasiswa UPGRIS sudah teruji hingga sampai tahun kelima diterima di UTM sebagai magang Internasional. Proses pengembangan serta komptensi yang dibekali kepada mahasiswa sudah sesuai standar Internasional. Sehingga selama proses pembelajaran tidak mengalami hambatan, jelasnya. 

Sementara itu, penerimaan  mahasiswa international teaching practice UTM di SMK N 6 Semarang dilaksanakan selepas seremoni penerimaan.  

Pada upacara penerjunan, mahasiswa magang internasional dari UTM diserahkan oleh Kepala Pusat Sumber Belajar, Kurikulum dan PPL - Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang Prasetiyo MPd kepada Kepala SMK N 6 Semarang Dra Ummi Rosydiana MPar.  

Para mahasiswa akan memperoleh kesempatan praktik pada 4 mata pelajaran yaitu bahasa inggris, olah raga, ekonomi dan kecakapan hidup ( tata boga).


Rabu, 24 Juli 2019

Djokovic Iri dengan Federer, Inilah sebabnya!

Diary News - Salah Satu  petenis terbaik saat ini yang pernah ada yaitu Novak Djokovic. Ia baru saja memenangi grand slam ke-16. Prestasinya hampir menyamai dua petenis terbaik lainnya, Rafael Nadal dan Roger Federer. Nadal mengumpulkan 17 grand slam, sedang Federer 20.
Bukan hanya berprestasi, Djokovic ternyata memiliki jiwa penolong. Kontribusinya membantu banyak anak dan anak-anak muda mewujudkan mimpi-mimpi mereka.
Di kampung halamannya Serbia, Novak Djokovic Foundation didirikan membantu anak-anak di sana di bidang pendidikan. Yayasan ini dikelola istrinya, Jelena Djokovic. "Masa kanak-kanak adalah pondasi untuk masa depan mereka. Masih banyak anak di Serbia yang tak bisa menyelesaikan pendidikannya," ujar Jelena tentang yayasan yang mereka dirikan. 
Djokovic juga memotivasi mereka untuk bisa mewujudkan cita-citanya. "Nasihat terbaik untuk anak-anak adalag jangan menyerah dengan impian mereka. Ikuti intuisi dan saat kamu muda beberapa keputusan akan turut mengubah hidupmu," ungkapnya. 
Seperti halnya Federer, Djokovic mengaku ingin dikenang sebagai orang yang menolong anak-anak muda mewujudkan mimpinya. 
"Saya ingin dikenang sebagai orang yang sukses di lapangan tenis yang mampu menolong orang lain melalui pendidikan dan olahraga, memberikan nilai-nilai, membantu nutrisi mereka, yang juga menjadi hasrat."[] 


Sumber : Akurat.co