Tampilkan postingan dengan label Donor Darah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Donor Darah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2020

BNI Cabang Ambon Lakukan Donor Darah Sebagai Bentuk Maknai HUT ke-73

Diary News - Memaknai hari ulang tahun (HUT) Bank Negara Indonesia (BNI) ke 73 tanggal 5 Juli 2019 dengan tagline “Bersama Jadi Luar Biasa”, BNI Cabang Ambon bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon melakukan donor darah di lantai III kantor BNI Cabang Ambon, Jumat (5/7/19). Sebelumnya, ada pemotongan tumpeng oleh Pemimpin BNI Cabang Ambon yang diberikan kepada manajemen, mantan pemimpin cabang Dionne Limmon, pegawai tertua, termuda dan yang berulang tahun bersamaan dengan BNI serta Ustad Arsal Tuasikal.
Selain pegawai BNI Ambon, donor darah juga diikuti personil Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah. Yaitu Satuan kerja (Satker) MAKODAM XVI Pattimura (Puskodal Dam XVI, Sandidan XVI, Yonif Raider 723/Masariku, Den Zipur-5, Den Kav-5, Jasdam XVI, Babiminvet Caddam XVI, Ajendam XVI, Todan XVI, Kudam XVI, Kumdam XVI, Pendam XVI, Bintaldam XVI, Infolahtadam XVI, Pomdam XVI, Denmadam XVI), BEKAMDAM XVI (Mabelamdam XVI, Den Bekang 4416-01, Den Har Jasa IBT 1644-12, Den Jasa Ang 1644-13, Gudkaporlap 1644-11, Gudkan Permin Satri 1644-10), PALDAM XVI (Mapaldam XVI, Bengrah XVI, Gudmurah XVI, Gudpalrah XVI), HUBDAM XVI (Mahubdam XVI, Denhubrem 151/Binaiya).
Pemimpin BNI Cabang Ambon, Ferry Siahainenia mengatakan, donor darah yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian BNI Cabang Ambon untuk membantu stok bank darah PMI Cabang Ambon. Serta wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sewaktu-waktu membutuhkan darah. Apalagi, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, sejalan dengan misi BNI di social responsibility, untuk bisa berbagi tak hanya lewat uang tapi setetes darah. Sebab darah yang disumbangkan ini pastinya sangat bermanfaat untuk masyarakat.
“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. Kita juga syukuri HUT dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan sebelumnya ada lomba tenis meja untuk internal pegawai sejak 2 Juli. Puncaknya hari ini,” tukasnya kepada awak media di ruang kerjanya.
Selain donor darah, diakui Ferry, pada kegiatan rekreasi, Sabtu (6/7) di pantai Liang pihaknya ada mengirim juga BNI Layanan Gerak (BLG), mobil pelayanan bagi masyarakat yang bisa dijangkau di Liang dan sekitarnya, kemudian ada CSR juga yang akan berbagi disitu. Baginya, tagline “Bersama Jadi Luar Biasa” di HUT ke 73 merupakan inspirasi dari manajemen pada semua pimpinan dan pegawai. Karenanya di Ambon, momentum ini dipakai untuk meningkatkan nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun baik selama ini. Secara eksternal, akan selalu bisa mengembangkan layanan dan bisnis.
Di usia BNI ke 73, dirinya berharap dan bertekad membangun Maluku dengan kebijakan, tugas-tugas dan tanggungjawab yang diberikan sebagai pimpinan lewat beberapa pengembangan sektor usaha yang ada disini, pelayanan masyarakat, kebijakan-kebijakan yang bisa diberikan, tentu akan melakukan untuk kepentingan masyarakat bagi pengembangan kota Ambon khususnya dan umumnya Maluku. Apalagi ada keterpanggilan sebagai putera daerah sehingga itu ada rasa memiliki, ingin berbagi, berbakti untuk Ambon dan Maluku.
“Pastinya, HUT ke 73 ini juga menjadi motivasi untuk BNI Cabang Ambon dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Karena konsistensi kita itu jelas. Kita ingin meningkatkan layanan dan juga meningkatkan bisnis. Terutama kepedulian kita pada masyarakat. Jadi yang sudah berjalan saat ini khan, Ambon salah satu barometer bisnis dan layanan untuk wilayah. Karena kami dibawah supervisi wilayah Makassar. Kami ingin kontribusi kami ini betul-betul nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” kunci Ferry.
Serda Dwiki Dharmawan mengaku, aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. “TNI selalu siap ketika membutuhkan bantuan dari masyarakat termasuk menyumbangkan darah. Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya.

Kamis, 18 Juli 2019

Fakta! Wanita yang ingin mendonorkan Darahnya, Hanya sedikit

Diary News - Pada tahun 2018, Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil mengumpulkan darah sebanyak 3,2 juta kantong dari hasil donor di seluruh Indonesia. 90 persen pemenuhan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.
Tapi Sayangnya, sebagian besar pendonor adalah laki-laki. Bagaimana dengan Wanita?
Bagi sebagian wanita, mendonorkan darah merupakan sesuatu yang tidak biasa. Bahkan, menakutkan. Apakah kamu salah satunya?
Ini terbukti dari data yang diterima AkuratHealth dari PMI, bahwa jumlah pendonor wanita hanya mencapai 27 persen saja. Sisanya adalah laki-laki. Bahkan, dr. Ria Safitri, Kepala UTD PMI Pusat, pernah memiliki pengalaman yang tak biasa saat awal tahun lalu dalam sebuah acara Donor Darah yang dihadiri Wakil Presiden, Jusuf Kalla.
"Waktu itu ada 800 pendonor dan catatan kami hanya 20 wanita saja yang mendonorkan darah, berbeda sekali dengan pria," katanya kepada AkuratHealth di kawasan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, (18/7).
Selain rasa takut, ternyata ada beberapa alasan yang kerap muncul jika ingin mendonorkan darah. Ya, bisa saja akan, sedang atau baru saja Menstruasi.
"Biasanya alasan utama setelah selesai Mens itu wanita tidak mau mendonorkan darah, tentu darah akan keluar lebih banyak," lanjutnya.
Padahal, menurut dr. Ria, setelah Menstruasi wanita diperbolehkan untuk mendonorkan darah. Dengan syarat, Hemoglobin (HB) harus melebihi 12,5 persen. Jika dibawah angka tersebut, ia tak menyarankan karena akan menyebabkan Lelah, Pusing dan lesu.
"Sebenarnya boleh saja kalau memang tidak menganggu kesehatan dan wanita tidak lemas. Kita kan cek dulu HB mereka, jika diatas 12,5 persen itu tidak masalah," tutupnya.[]

Sumber : Akurat.co